Senin, 21 September 2015

Model Pembelajaran Reciprocal teaching dan langkah-langkah pembelajarannya


Model Reciprocal Teaching
1.       Pengertian Reciprocal Teaching
Reciprocal teaching adalah model pembelajaran berupa kegiatan mengajarkan materi kepada teman.  Pada model pembelajaran ini siswa berperan sebagai “guru” untuk menyampaikan materi kepada teman-temannya sementara itu, guru berperan sebagai model yang menjadi fasilitator dan pembimbing yang melakukan scaffolding.  Scaffolding adalah bimbingan yang diberikan oleh orang yang lebih tahu kepada orang yang kurang tahu atau belum tahu (Shoimin, 2014:153). Menurut Palinscar (1986) reciprocal teaching mengandung 4 strategi.
a.      Questions generating
Dalam strategi ini, siswa diberi kesempatan untuk membuat pertanyaan terkait materi yang akan di bahas.  Pertanyaan tersebut diharapkan akan dapat mengungkap penguasaan konsep terhadap materi yang sedang dibahas.
b.      Clarrifying
Strategi clarrifying ini merupakan kegiatan penting saat pembelajaran, terutama bagi siswa yang mempunyai kesulitan dalam memahami suatu materi.  Siswa dapat bertanya kepada guru tentang konsep yang dirasa masih sulit atau belum bisa dipecahkan bersama kelompoknya.  Selain itu, guru juga dapat mengklarifikasikan konsep dengan memberikan pertanyaan kepada siswa.
c.       Predicting
Strategi  ini merupakan strategi dimana siswa melakukan hipotesis atau perkiraan mengenai konsep apa yang akan didiskusikan selanjutnya oleh penyaji.
d.      Summarizing
Dalam strategi ini terdapat kesempatan bagi siswa untuk mengidentifikasikan dan mengintegrasikan informasi-informasi yang terkandung dalam materi.
Kekuatan-kekuatan model reciprocal teaching sebagai berikut.
§  Siswa dalam mepresentasikan idenya.
§  Oriantasi pembelajaran adalah investigasi dan penemuan. Denagn menemukan dan menyelidiki sendiri konsep sedang dibahas, siswa akan lebih mudah dalam mengingat suatu konsep. Pengertian siswa tentang suatu konsep Melatih kemampuan siswa belajar mandiri sehingga kemampuan dalam belajar mandiri dapat ditingkatkan.
§  Melatih siswa untuk menjelaskan kembali materi yang dipelajari kepada pihak lain. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran ini dapat dipakai pun merupakan pengertian yang benar-benar dipahami oleh siswa.
Jadi, reciprocal teaching adalah suatu model pembelajaran dimana siswa diberi kesempatan untuk mempelajari materi terlebih dahulu.  Kemudian, siswa menjelaskan kembali materi yang dipelajari kepada siswa yang lain.  Guru hanya bertugas sebagai fasilitator dan pembimbing dalam pembelajaran, yaitu meluruskan atau memberi penjelasan mengenai materi yang tidak dapat dipecahkan secara mandiri oleh siswa. 
2.      Langkah-langkah Model Reciprocal Teaching
Sintaks model reciprocal teaching sebagai berikut:
a.       Mengelompokkan siswa dan diskusi kelompok siswa dikelompokkan menjadi kelompok kecil.
Pengelompokkan  siswa didasarkan pada kemampuan setiap siswa. Hal ini bertujuan agar kemampuan setiap kelompok yang terbentuk hampir sama. Setelah kelompok terbentuk, mereka diminta untuk mendiskussikan student worksheet yang telah diterima.
b.      Membuat pertayaan (Quation Generating)
Siwa membuat pertanyaan tentang yang dibahas kemudian menyampaikannya di depan kelas.
c.       Menyajikan hasil karja kelompok
Guru menyuruh salah satu kelompok untuk menjelaskan hasil temuannya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi atau bertanya tentang hasil temuan yang disampaikan.
d.      Mengklarifikasi permasalahan (clarifying)
Siswa diberi kesempatan tentang materi yang di anggap sulit kepada guru.  Guru berusaha menjawab dengan memberi pertanyaan pancingan.  Selain itu, guru mengadakan Tanya jawab terkait materi yang dipelajari untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman konsep siswa.
e.       Memberi soal latihan yang memuat soal pengembangan (predicting)
Siswa mendapat soal latihan dari guru untuk dikerjakan secara individu.  Soal ini memuat soal pengembangan dari materi yang akan dibahas.  Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat memprediksi materi apa yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
f.       Menyimpulkan materi yang dipelajari (Summarizing)
Siswa diminta untuk menyimpulkan materi yang telah dibahas.
2.3.3.  Kelebihan dan Kelemahan Model Reciprocal Teaching
a.       Kelebihan 
§  Mengembangkan kreativitas siswa.
§  Memupuk kerja sama antar siswa.
§  Siswa belajar dengan mengerti.
§  Karena belajar dengan mengerti, siswa tidak mudah lupa.
§  Siswa belajar dengan mandiri.
§  Siswa termotivasi untuk belajar.
§  Menumbuhkan bakat siswa terutama dalam berbicara dan mengembangkan sikap.
§  Siswa lebih memerhatikan pelajaran menghayati sendiri.
§  Memupuk keberanian berpendapat dan berbicara di depan kelas.
§  Melatih siswa untuk menganalisis masalah da mengambil kesimpulan dalam waktu singkat.
§  Menumbuhkan sikap menghargai guru karena siswa akan  merasakan perasaan guru pada saat mengadakan pembelajaran terutama pada saat siswa ramai atau kurang memerhatikan.
§  Dapat digunakan untuk materi pelajaran yang banyak dan alokasi waktu yang terbatas.
b.      Kelemahan
§  Adanya kekurangan-sungguhan para siswa yang berperan sebagai guru menyebabkan tujuan tak tercapai.
§  Pendengar (siswa yang tak berperan) sering menertewakan tingkah laku siswa yang menjadi guru sehingga merusak suasana.
§  Kurangnya perhatian siswa kepada pelajaran yang hanya memerhatikan aktivitas siswa yang berperan sebagai guru membuat kesimpulan terakhir sulit tercapai.
§  Butuh waktu yang lama.
§  Sangat sulit diterapkan jika pengetahuan siswa tentang materi prasyarat kurang.
§  Adakalanya siswa tidak mampu akan semakin tidak suka dengan pelajaran tersebut.
§  Tidak mungkin seluruh siswa akan mendapat giliran untuk menjadi “guru siswa” (Shoimin, 2014:153-157).
 Nantikan model-model pembelajaran lain yang akan saya post ya,, semoga bermanfaat

1 komentar:

  1. Merit Casino Review【VIP】Bonuses & Promotions
    The online casino is one หาเงินออนไลน์ of the biggest in the world and its platform has a lot to offer to punters. With a very fair and 바카라사이트 impartial review and exclusive 메리트카지노 bonus offers

    BalasHapus