Jumat, 11 September 2015

Pengertian Belajar dan Pembelajaran



Pengertian Belajar dan Pembelajaran
1.      Belajar
Menurut Crow and Crow (Sukmadinata 1958: 225) “belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru”, sedangkan menurut Hilgrad (1962: 252) “belajar adalah suatu proses di mana suatu perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap suatu situasi”. Selanjutnya Witheringtong (1952: 165) mengatakan bahwa “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian, yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang  baru yang berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan, dan kecakapan”.
Banyak orang beranggapan bahwa yang dimaksud dengan belajar adalah mencari ilmu dan menuntut ilmu. Ada lagi yang mengartikan belajar adalah menyerap pengetahuan. Memang kalau kita bertanya kepada seseorang tentang apakah belajar itu, akan memperoleh jawaban yang bermacam-macam. Soemanto (2006: 104), belajar merupakan proses dasar dari perkembangan hidup manusia, dengan belajar manusia melakukan perubahan-perubahan kualitatif individu sehingga, tingkah lakunya berkembang. Adapun menurut Burton (Soemanto 2006: 104), belajar dapat diartikan sebagai perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan individu lain dan individu dengan lingkungannya sehingga mereka lebih mampu berinteraksi dengan lingkungannya.
Pengertian belajar menurut Wittaker dan Gagne (Susanto, 2013: 2) sebagai berikut: menurut Wittaker, belajar didefinisikan sebagai proses tingkah laku yang ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. Menurut Gagne, belajar merupakan suatu proses organisme berubah perilakunya sebagai akibat pengalaman. Bagi Gagne belajar dimaknai sebagai suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan, keterampilan, kebiasaan dan tingkah laku. Selain itu, Gagne juga menekankan bahwa belajar sebagai suatu upaya memperoleh pengetahuan atau keterampilan melalui instruksi.
Menurut Hilgard (Susanto, 2013), belajar adalah suatu perubahan kegiatan reaksi terhadap lingkungan. Perubahan kegiatan yang dimaksud mencakup pengetahuan, kecakapan, tingkah laku dan  diperoleh melalui latihan (pengalaman). Hilgard menegaskan bahwa belajar merupakan proses mencari ilmu yang terjadi dalam diri seseorang melalui latihan, pembiasaan, pengalaman dan sebagainya.
Menurut Slameto (2010: 2), belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Belajar merupakan suatu proses perubahan sikap dan perilaku berdasarkan pengetahuan dan pengalaman.
            Dari beberapa pengertian belajar di atas dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu aktivitas yang dilakukan seseorang  untuk memperoleh suatu konsep, pemahaman, atau pengetahuan baru sehingga memungkinkan seseorang terjadinya perubahan perilaku yang relatif tetap baik dalam berpikir.
2.      Pembelajaran
Menurut Ratumanan (2015: 10), pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu upaya menciptakan kondisi yang memungkinkan siswa dapat belajar. Pembelajaran dapat dipandang sebagai upaya memfasilitasi siswa untuk secara aktif membangun pemahamannya tentang pengetahuan tertentu. Dalam pembelajaran guru berperan sebagai fasilitator, mempersiapkan semua perangkat, media pembelajaran, dan sumber belajar yang dapat mendorong siswa untuk melakukan aktivitas belajar.
Menurut Susanto (2013: 18),  pembelajaran merupakan perpaduan dari dua aktivitas belajar dan mengajar. Aktivitas belajar secara metodologis cenderung lebih dominan pada siswa, sementara mengajar secara instruksional dilakukan oleh guru. Jadi, istilah pembelajaran adalah ringkasan dari kata belajar dan mengajar. Dengan kata lain, pembelajaran adalah penyederhanaan dari kata belajar dan mengajar, proses belajar mengajar, atau kegiatan belajar mengajar.
Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 2003 (Nasution,2013: 19), pembelajaran diartikan sebagai proses interaksi siswa dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Menurut Briggs dkk (Winataputra, 2008), pengertian pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa.
Menurut Corey (Susanto, 2013), pembelajaran adalah suatu proses yang mana lingkungan seseorang secara sengaja dikelolah untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus atau mengahsilkan respon terhadap situasi tertentu. Pembelajaran dalam pandangan Corey sebagai upaya menciptakan kondisi dan lingkungan belajar yang kodusif sehingga memungkinkan siswa berubah tingkah lakunya. Selanjutnya menurut Dimyanti (2006), pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional, untuk membuat siswa belajar secara aktif, yang menekankan pada penyediaan sumber balajar.
Ciri utama dari pembelajaran adalah inisiasi, fasilitasi, dan peningkatan proses belajar siswa. Sedangkan komponen-komponen dalam pembelajaran adalah tujuan, materi, kegiatan, dan evaluasi pembelajaran. Kualitas pembelajaran dapat dilihat dari segi proses dan dari segi hasil. Pertama, dari segi proses, pembelajaran dikatakan berhasil dan berkualitas apabila seluruhnya atau sebagian besar siswa terlibat aktif, baik fisik mental, maupun sosial dalam proses pembelajaran. Di samping menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan percaya pada diri sendiri. Kedua, dari segi hasil, pembelajaran dikatakan efektif apabila terjadi perubahan tingakah laku ke arah positif, dan tercapainya tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan guru agar terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan, kemahiran, pembentukan sikap dan keyakinan pada siswa. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu siswa agar dapat belajar dengan baik.
 Semoga Bermanfaat guys.. ^_^

Daftar Pustaka 

Nasution. 2000. Didaktik Asas-Asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Soemanto Wasty. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT Rineka Cipta
Dimyati, Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. PT Rineka Cipta
Winataputra Udin. 2008. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar